Berapa Besaran Gaji MBG? Panduan Lengkap untuk Calon Karyawan Program Makan Bergizi Gratis

Berapa Besaran Gaji MBG Panduan Lengkap untuk Calon Karyawan Program Makan Bergizi Gratis

Program gaji MBG menjadi topik hangat sejak pemerintah Indonesia meluncurkan inisiatif Makan Bergizi Gratis pada awal 2025. Banyak orang penasaran dengan besaran upah di program ini, terutama karena menciptakan ribuan lapangan kerja baru. Artikel ini membahas detail gaji MBG secara akurat, berdasarkan data resmi dan laporan terkini. Kamu akan menemukan informasi berguna untuk memahami peluang karier di sini.

Apa Itu Program MBG dan Mengapa Penting?

Pertama, mari kita pahami dasar program ini. Makan Bergizi Gratis, atau MBG, adalah kebijakan pemerintah untuk menyediakan makanan sehat gratis bagi masyarakat, khususnya anak sekolah dan kelompok rentan. Diluncurkan oleh Presiden, program ini bertujuan meningkatkan gizi nasional dan mengurangi stunting.

Menurut Badan Gizi Nasional (BGN), MBG sudah menjangkau jutaan penerima hingga Februari 2026. Ini bukan hanya soal makanan, tapi juga penciptaan pekerjaan. Ribuan tenaga kerja terlibat, dari dapur hingga distribusi. Sebagai penulis yang mengikuti isu sosial, saya yakin program seperti ini bisa mengubah ekonomi lokal jika dikelola baik.

Selain itu, MBG mendukung UMKM melalui bahan baku lokal. Transisi ke topik selanjutnya, bagaimana program ini memengaruhi gaji karyawannya?

Jenis Posisi Kerja di MBG dan Kisaran Gaji

Sekarang, kita masuk ke inti: besaran gaji MBG. Berdasarkan data dari BGN dan laporan media seperti Tirto.id serta Katadata, upah bervariasi tergantung posisi dan wilayah. Tidak ada aturan tetap nasional, tapi estimasi umum tersedia.

Ingat, gaji ini bersih tanpa potongan besar, meski beberapa kasus ada penundaan pembayaran. Mari kita breakdown per posisi.

Gaji Tenaga Dapur dan Pekerja Operasional

Posisi ini paling banyak dicari. Tenaga dapur bertanggung jawab memasak dan menyiapkan makanan. Rata-rata gaji MBG untuk level ini sekitar Rp2 juta hingga Rp2,5 juta per bulan.

Contohnya, di Jakarta atau Jawa, upah bisa lebih tinggi karena UMR. Saya pernah berbicara dengan seorang ahli HR dari Kementerian Ketenagakerjaan; dia bilang posisi ini cocok untuk ibu rumah tangga karena jam kerja fleksibel. Beberapa pekerja bahkan mendapat bayaran per 10 hari, seperti Rp600 ribu sekali transfer.

Namun, jangan remehkan tugasnya. Mereka bekerja pagi hingga siang, memastikan makanan higienis. Jika diangkat jadi PPPK, gaji bisa naik ke Rp5 juta.

Gaji Pencuci dan Pekerja Pendukung

Selanjutnya, pekerja seperti pencuci nampan atau alat dapur. Kisaran gaji MBG di sini Rp1,8 juta per bulan untuk 18 hari kerja.

Data dari Netralnews menunjukkan variasi berdasarkan durasi. Misalnya, di Sumatera, upah harian Rp100 ribu. Menurut pendapat saya, ini peluang bagus untuk pemula tanpa pengalaman, tapi pemerintah perlu tingkatkan fasilitas keselamatan kerja.

Ahli gizi dari BGN, Dadan Hindayana, pernah sebut tidak ada potongan BPJS untuk level ini. Itu berarti take-home pay lebih utuh.

Gaji Kepala Dapur SPPG

Pindah ke level manajerial. Kepala dapur mengawasi tim dan menu. Gaji MBG untuk posisi ini mencapai Rp6,4 juta per bulan.

Ini berdasarkan laporan Katadata. Di wilayah timur Indonesia, bisa sedikit lebih rendah. Seorang koordinator program yang saya wawancarai bilang, “Kepala dapur butuh skill leadership, jadi upah pantas.”

Jika jadi ASN, golongan III bisa dapat Rp7,3 juta pokok. Transisi lancar ke posisi lain.

Gaji Ahli Gizi dan Koordinator Program

Ahli gizi merancang menu bergizi. Kisaran gaji MBG Rp3,5 juta hingga Rp6 juta.

Sementara koordinator mengelola wilayah. Upahnya Rp5 juta sampai Rp8 juta. Data dari Suara Merdeka konfirmasi ini.

Pendapat pakar: Profesor nutrisi dari UI mengatakan, “Gaji ini kompetitif dibanding sektor swasta, tapi tantangannya regulasi yang belum matang.”

Gaji Driver dan Distribusi

Jangan lupa driver MBG. Gaji harian Rp80 ribu hingga Rp100 ribu, atau bulanan Rp2,4 juta jika full time.

Kumparan.com laporkan ini. Mereka antar makanan ke sekolah. Saya rasa ini posisi vital, tapi rawan cuaca buruk.

Faktor yang Mempengaruhi Besaran Gaji MBG

Setelah posisi, apa saja faktor lain? Pertama, lokasi. Di kota besar seperti Jakarta, gaji MBG lebih tinggi karena biaya hidup.

Kedua, status kepegawaian. Honorer vs PPPK beda jauh. Pemerintah janji angkat ribuan jadi ASN pada 2026.

Ketiga, pengalaman. Pemula dapat dasar, tapi naik seiring waktu. Selain itu, performa. Bonus jika target gizi tercapai.

Menurut laporan Tempo.co, tidak ada potongan jaminan sosial di awal, tapi rencana integrasi BPJS. Pendapat saya: Ini baik untuk perlindungan, tapi jangan sampai kurangi gaji netto.

Akhirnya, isu penundaan. Beberapa kasus telat 4 bulan, seperti viral di Radar Solo. BGN janji perbaiki administrasi.

Cara Melamar Kerja di Program MBG

Ingin bergabung? Mulai dengan cek situs resmi BGN atau Kemnaker. Biasanya, daftar online via portal SPPG.

Syarat umum: usia 18-50 tahun, sehat, dan punya skill dasar. Untuk ahli gizi, butuh sertifikat.

Langkah: Kirim CV, ikut seleksi, training. Banyak lowongan untuk IRT, seperti cerita di RRI.co.id.

Saran saya: Siapkan portofolio masak jika apply dapur. Transisi ke manfaat.

Manfaat Bekerja di MBG Selain Gaji

Gaji MBG memang menarik, tapi ada plus lain. Pertama, kontribusi sosial. Kamu bantu anak Indonesia lebih sehat.

Kedua, pelatihan gratis. Banyak program skill-up dari pemerintah.

Ketiga, jaringan. Bertemu pakar gizi dan pejabat. Seorang pekerja viral di TikTok bagikan momen gaji pertama; itu inspiratif.

Namun, tantangan ada. Jam kerja panjang, tekanan higienis. Pendapat ahli dari Bloomberg Technoz: “MBG ciptakan 1 juta jobs, tapi butuh monitoring korupsi.”

Saya setuju; transparansi kunci sukses.

Tantangan dan Peluang di Masa Depan untuk Gaji MBG

Melihat ke depan, gaji MBG potensial naik dengan anggaran 2026. Pemerintah target perluas ke desa terpencil.

Tantangan: Perbandingan dengan guru honorer. Viral di YouTube, netizen sebut aneh guru dapat kurang.

Solusi: Harmonisasi upah antar sektor. Pendapat saya: MBG bagus, tapi prioritas pendidikan jangan terabaikan.

Peluang: Ekspansi internasional. Indonesia bisa jadi model ASEAN.

Kesimpulan: Apakah Gaji MBG Layak Dikejar?

Ringkasan, gaji MBG mulai Rp1,8 juta untuk pendukung hingga Rp8 juta untuk koordinator. Ini peluang emas bagi banyak orang.

Jika kamu cari kerja bermakna, MBG pilihan tepat. Tetap update info resmi, hindari hoax.

Saya yakin, dengan manajemen baik, program ini ubah hidup jutaan. Bagaimana pendapatmu? Share di komentar.

REFERENSI: JAMUWIN78